DESKRIPSI MATA KULIAH

Deskripsi Mata Kuliah Program Magister (S2) Ilmu Lingkungan

ILP 501 – Pengantar Ilmu Lingkungan
Pemahaman dasar ilmu lingkungan, ruang lingkup ekologi, konsep ekosistem, komunitas, populasi, prinsip teoritikal ilmu lingkungan, gangguan terhadap ekosistem, komponen lingkungan dan interaksi antar komponen, pemanasan global dan resiko lingkungan.

ILP 502 – Sosio Ekonomi Masyarakat Pesisir
Sosiologi dan hubungannya dengan masalah lingkungan, masyarakat kota dan lingkungan, masyarakat desa dan lingkungan, perubahan sosiologi akibat pembangunan dan kaitannya dengan kelestarian lingkungan, peranan pimpinan informal pada masyarakat serta manusia dan lingkungan.

ILP 503 – Pembangunan dan Lingkungan
Model dasar pembangunan dalam kaitannya dengan lingkungan, evaluasi perkembangan pembangunan dari segi manfaat dan resiko lingkungan, pendayagunaan sumberdaya alam, pembangunan berwawasan lingkungan sebagai pemaduan pembangunan ekonomi dengan lingkungan, pembangunan berkelanjutan dengan dasar produksi dan lingkungan bersih, akuntansi sumberdaya alam dan lingkungan, globalisasi pembangunan dengan konsep Limit to Growth.

ILP504 – Statistik Lingkungan
Prinsip-prinsip statistik dalam pengelolaan lingkungan, interaksi antara berbagai variabel, menyusun model secara fungsional dan matematis.

ILP 505 – Konservasi Sumberdaya Alam dan Ekosistem
Strategi konservasi sumberdaya alam dunia dan indonesia. Faktor penyebab kerusakan Sumberdaya Alam. Konservasi hutan dan keanekaragaman hayati. Pemanfaatan dan penyelamatan keragaman hayati.

ILP 506 – Perencanaan dan Administrasi Lingkungan
Perencanaan dan pengelolaan lingkungan untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas lingkungan yang optimal. Kebijakan dasar ekologis dalam pengelolaan lingkungan hidup. Penerapan perencanaan dan pengelolaan lingkungan Indonesia.

ILP 507 – Instrumen Pengelolaan Lingkungan
Pengantar instrumen lingkungan (isu-isu pokok lingkungan hidup, pengelolaan sumberdaya alam dan lingkungan, kebijakan dalam pembangunan berwawasan lingkungan), Pemahaman mengenai AMDAL (pengertian, proses penyusunan dan manfaat), metoda AMDAL (pelingkupan, indentifikasi dampak, prakiraan dampak dan evaluasi dampak), pengelolaan lingkungan hidup, pemantauan lingkungan hidup, dasar-dasar kajian lingkungan hidup strategi, pengantar audit lingkungan (pengertian, fungsi dan manfaat), karakteristik dan kunci keberhasilan audit lingkungan, jenis-jenis audit lingkungan, metoda pendekatan audit lingkungan, , studi kasus AMDAL kegiatan pembangunan (Amdal kegiatan kehutanan, penambangan batubara, migas, kawasan industri, pembangunan pelabuhan).

ILP 508 – Fisiologi Lingkungan
Proses Fisiologi dari pencemaran yang ditekankan pada pemahaman tolak ukur dan indikator kualitas lingkungan. Pencemaran yang dimaksud termasuk kontaminasi logam berat, pestisida dan bahan toksis lainnya serta pengaruhnya terhadap tingkah, fisiologi dan parameter populasi mahluk hidup.

ILP 509 – Kependudukan dan Lingkungan Hidup.
Teori, metodologi dan kebijakan tentang hubungan antara kependudukan dengan lingkungan. Kerangka berfikir mengurangi efek negatif dan komponen kependudukan terhadap lingkungan, termasuk dampak pertumbuhan penduduk terhadap kondisi lingkungan yang berkaitan dengan persoalan pangan, teknologi, lahan, kualitas hidup, urbanisasi, kesehatan dan gizi, energi, air serta isu lingkungan global.
ILP 510 – Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Penetapan kawasan lindung dan mafaatnya bagi kelestarian keanekaragaman hayati, serta peraturan tentang kawasan lindung. Keuntungan adanya kawasan lindung bagi umat manusia dan ilmu pengetahuan. Sistem pengelolaan kawasan lindung. Analisis kerusakan kawasan lindung. Model pengelolaan kawasan lindung, teori dan implementasinya.

ILP 512 – Teknik Lingkungan
Tujuan pendidikan Teknik Lingkungan, sasaran dan kurikulum di jurusan Teknik Lingkungan, pengenalan lingkup bidang tugas, ilmu lingkungan dan pengertian ilmu teknik lingkungan, pengenalan bidang penyediaan air minum, pengelolaan air buangan, persampahan, teknologi pengelolaan kualitas lingkungan, pencemaran udara dan kesehatan masyarakat.

ILP 515 – Biodiversity
Konsep spesiasi dan faktor pendorong terjadinya keanekaragaman hayati Indonesia, serta faktor pendorong penyebab tingginya keanekaragaman tropika, khususnya di Indonesia. Proses rusaknya atau punahnya keanekaragaman hayati, habitat dan hubungannya dengan keanekaragaman hayati, pemanfaatan Sumberdaya hidup dan konservasi ex situ dan in situ.

ILP 516 – Pencemaran Lingkungan
Dasar-dasar kimia lingkungan air, tanah dan udara. Analisis parameter kualitas lingkungan. Siklus karbon, belerang, proses kehidupan, hujan asam, pengaruh pencemaran logam berat dan penurunan kualitas lingkungan terhadap kesehatan masyarakat. Perjalanan zat-zat pencemar dalam organ tubuh.

ILP 517 – Sistem Informasi Geografis (SIG)
Pengelolaan sistem informasi terhadap Sumberdaya Hidup perairan. Keberadaan dan posisi lokasi Sumberdaya Alam dalam bentuk bank data dan interaksinya dengan stasiun masukan dan keluaran.

ILP 518 – Analisis Proyeksi Pembangunan
Konsep dasar ekonomi dalam analisis proyek pembangunan. Perhitungan kelayakan proyek baik secara ekonomi dan finansial. Metode penentuan nilai ekonomi, harga bayangan. Analisis keuntungan komperatif menurut arus waktu.

ILP 520 – Ekologi Lahan Basah
Batasan dan klasifikasi lahan basah, batasan dan ruang lingkup lahan basah, manfaat ekonomi lahan basah, atribut-atribut lahan basah, ancaman terhadap lahan basah, faktor-faktor di lahan basah, lahan basah di Indonesia, kawasan laut, muara, sungai dan danau, rawa, dan lahan basah buatan.

ILP 522 – Toksikologi dan Kesehatan Lingkungan
Dasar-dasar tentang toksikologi dan kesehatan lingkungan. Kausal dan pengaruh zat toksik dan xenobiotik terhadap lingkungan.

ILP 523 – Mikrobiologi Lingkungan
Hubungan antara mikroba dengan habitat dan lingkungannya, serta kaitannya dengan mikroorganisme lainnya. Peranan mikroba dalam proses biologi penguraian dan siklus unsur-unsur kimia dalam tanah dan perairan dan proses biodegradasi mikrobial.

ILP 524 – Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Laut
Pengertian wilayah pesisir dan lautan, konflik yang muncul di wilayah pesisir dan lautan serta model-model pengelolaannya.

ILP 525 – Analisis Dampak dan Resiko Lingkungan
Pengertian resiko, pengukuran paparan untuk analisis resiko, pengukuran respons, pengukuran asosiasi, uji signifikansi, estimasi dampak potensial, bias, ROR, confounding, stratifikasi, interaksi dan model logistik.

ILP 526 – Kesehatan Masyarakat Intermediate
Ilmu Kesehatan Masyarakat lanjutan, ruang lingkup, perkembangan dan peranan Ilmu Kesehatan Masyarakat pada saat ini, serta keterkaitan berbagai disiplin ilmu dengan Ilmu Kesehatan Masyarakat untuk mengontrol berbagai masalah kesehatan

ILP 527 – Epidemiologi Kesehatan Lingkungan Terapan
Distribusi serta faktor-faktor penentu terjadinya penyakit. Konsep epidemiologi, epidemi, pandemi, endemi. Pengetahuan mengenai reservoir, agent, host environt, imunitas, sensitivitas, pathogenitas. Metoda retro-prospektif dalam penelitian epidemiologi. Sanitasi lingkungan: Penyediaan air minum, pengelolaan air limbah, pengelolaan sampah, sanitasi perumahan, sanitasi makanan. Kesehatan Lingkungan, pendidikan masyarakat. Interaksi manusia dengan lingkungan, penyakit bawaan lingkungan.

ILP 528 – Kesehatan Lingkungan Pemukiman, Bencana dan Tanggap Darurat
Pengadaan dan pelaksanaan pemukiman yang meliputi aspek bencana dan tanggap darurat yang terjadi di sekitar bencana dan berkaitan dengan aspek kesehatan lingkungan.

ILP 529 – Toksikologi dan Laboratorium Kesehatan Lingkungan
Prinsip umum toksikologi lingkungan yang meliputi agent toksik, deposisi dari toksikan (absorbsi, distribusi, ekskresi) dan biotransformasi serta toksikokinetik yang dihubungkan dengan efek toksik (mutagenik dan karsinogenik) terhadap laboratrium kesehatan dan lingkungan.

ILP 530 – Manajemen Pengendalian Vektor
Identifikasi jenis vektor dan rodentia, siklus hidup, habitat jenis vektor dan rodentia, jenis penyakit yang menyebar lewat vektor rodentia, cara/metode survey, identifikasi, evaluasi, pengendalian dan pemberantasan vektor/rodentia, metode pemantauan dan pengendalian vektor rodentia, pengetahuan mengenai arthropoda penting dalam kesehatan lingkungan, ciri-ciri dan siklus hidup : nyamuk, lalat, kecoa, kutu, tungau, dan jenis-jenis rodentia.

ILP 531 – Manajemen dan Teknologi Pengolahan Limbah
Klasifikasi Limbah B-3, Kebijakan, dampak terhadap Kesehatan dan Lingkungan serta Penerapan Konsep pengelolaan limbah B-3 dengan Minimisasi Limbah, Recycle, Teknologi Manajemen Limbah B-3.

ILP 532 – Pencemaran Udara, Air dan Pengendaliannya
Pengetahuan tentang masalah pencemaran lingkungan, yang meliputi pencemaran air, tanah, udara, logam berat dan pengendalian serta penentuan/pendugaan kualitas lingkungan.

ILP 533 – Higiene Industri dan Sanitasi Lingkungan
Prinsip dasar sanitasi dan higiene industri yang meliputi lingkungan fisik (suhu, kelembaban, debu , bising, getaran dan radiasi) , lingkungan kimia (bahan toksik) dan biologis di lingkungan kerja, dikaitkan dengan kesehatan pekerja dan juga lingkungan serta upaya kontrol pencemaran lingkungan.

ILP 534 – Psikologi Kesehatan Lingkungan dan Industri
Manusia dan kesehatan lingkungan, psikososial, perspektif psikologi, persepsi kesehatan lingkungan, kognisi lingkungan, sikap terhadap lingkungan, lingkungan rumah sakit, teori pembelajaran sosial, teori kendala perilaku, teori stress lingkungan, kebisingan, variable lingkungan dan kesehatan.

ILP 535 – Manajemen Strategi Kesehatan Lingkungan
Pemahaman dasar dan aplikasi prinsip dasar manajemen kesehatan lingkungan, SWOT analisis, penjaminan mutu, manajemen lingkungan dasar, manajemen strategi, teori strategi kesehatan lingkungan, sistem dan perencanaan fisik, prosedur evaluasi fasilitas kesehatan.

ILP 536 – Sistem Informasi Kesehatan Lingkungan
Informasi dan data, kegunaan data, analisis dan interprestasi data, telematika, konsep dasar sistem informasi kesehatan lingkungan, indikator kesehatan, peran daerah dalam pengembangan sistem informasi kesehatan, kebijakan nasional, aspek sistem informasi kesehatan terkomputerisasi.

ILP 537 – Ergonomi di Lingkungan Kerja
Ergonomi dan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) merupakan dua hal yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya mengarah kepada tujuan yang sama yakni peningkatan kualitas kehidupan kerja (quality of working life). Aspek kualitas kehidupan kerja merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi rasa kepercayaan dan rasa kepemilikan pekerja kepada perusahaan, yang berujung kepada produktivitas dan kualitas kerja.

PPS 600 – Metode Penelitian
Pengertian sains, kemampuan dan keterbatasannya, asumsi dasar, landasan aksiomatika, sains dan etika. Kegunaan dan penggunaan logika dan fasilitas mental lainnya, metoda pengamatan, hambatan-hambatan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, dan pembuatan keputusan dalam perencanaan; penyusunan usul penelitian dan penulisan ilmiah dalam rangka komunikasi.