Angka 9 di tgl 9 Juni Bertepatan dgn Milad ke- 9 IKA-IL. Tahniah atas Miladnya Ikatan para pejuang lingkungan universitas Riau

Riaupos-Online_Silaturahmi

PEKANBARU – Suasana kekeluargaan begitu terasa saat menghadiri kegiatan Milad Ikatan Keluarga Alumni Ilmu Lingkungan (IKA-IL), Kamis (9/6).

Kegiatan yang berlangsung di Hotel Grand Tjokro tersebut dihadiri puluhan alumni. Mereka tampak akrab bercengkrama satu sama lain. Karena momen ulang tahun ke-9 IKA IL bertepatan dengan bulan Ramadan, maka mereka merayakannya dengan kegiatan religi dan buka bersama.

Sore itu sebelum berbuka, mereka bersama-sama mendengarkan santapan rohani Ramadan. Barulah setelah itu, buka bersama dilaksanakan.

Perut terisi, mereka langsung memotong tumpeng. Hal tersebut bentuk rasa syukur atas usia IKA IL yang bertambah. Para alumni yang hadir tampak berdoa demi kemajuan IKA IL ke depannya.

13419154_259717091057358_5664498571404895276_n
Ketua IKA-IL dan Jajaran sedang meniup Lilin dan Memotong kue ULTAH IKA IL

‘’Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar. Mulai dari awal hingga akhir. Kami berharap, di usia yang semakin matang, IKA IL ini terus bisa komit pada lingkungan.

Seluruh alumninya harus bisa menebarkan ilmu-ilmu lingkungan. Mereka menjadi agen perubahan terhadap lingkungan yang lebih baik mendatang,’’ papar H Yusman Hakim MSi selaku Ketua IKA IL kepada Riau Pos.

Selain alumni, tampak pula hadir seorang dosen PSIL. Ia adalah Prof Adnan Kasri. Kehadirannya di sana juga sekaligus mewakili dosen lain yang berhalangan hadir.

Di mata alumni Ilmu Lingkungan, sosok Prof Adnan Kasri memang sudah dianggap sebagai sosok bapak yang mereka hormati. Prof Adnan sendiri mengaku sangat mendukung kegiatan perayaan Milad sekaligus silaturahmi tersebut.

‘’Kalau bisa ini jangan pernah terputus. Karena ini menjadi momen bertemunya para alumni. Namun saya berharap di kesempatan selanjutnya lebih banyak lagi yang hadir,’’ ujarnya di sela kegiatan.

Selain itu ia juga memberikan beberapa masukan agar IKA IL menggiatkan pula silatrahmi di media sosial. Karena ia tahu betul bahwa memang tak semua alumni berdomisili di Pekanbaru.

Kehadiran group di media sosial diharapkan mampu menghangatkan hubungan antara alumni.
Di akhir kegiatan, mereka tak langsung bubar. Prof Adnan dan para alumni melakukan diskusi dan perbincangan mengenai isu lingkungan saat ini. Meski hanya diskusi ringan, diharapkan hal tersebut mampu melahirkan ide-ide baru untuk pelestarian lingkungan ke depannya.(azr)